Ancaman Bagi Pelajar dan Perekonomian: Jalan di Kampung Ciparay Nanggung Mengkhawatirkan

Admin
2 Jan 2026 06:17
Daerah 0 447
2 menit membaca

NANGGUNG, ANGKARANEWS.ID – Ratusan warga di Kampung Ciparay, RT 03/RW 10, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terpaksa menghadapi kenyataan pahit setiap hari. Jalan utama penghubung kampung mereka telah berada dalam kondisi rusak parah dan terbengkalai selama lebih dari sembilan tahun, tanpa adanya upaya perbaikan menyeluruh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Kondisi di lapangan sungguh memprihatinkan. Jalan tersebut dipenuhi oleh lubang-lubang besar, cekungan dalam, dan bebatuan tajam yang berserakan. Medan yang mirip kubangan dan berlumpur di musim hujan ini menjadi ancaman nyata, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus melintas untuk menuntut ilmu. Tak sedikit pengendara sepeda motor terjatuh akibat medan yang ekstrem.

“Kami merasa benar-benar dianaktirikan. Jalan ini adalah nadi kehidupan, akses satu-satunya untuk ekonomi kami, tapi dibiarkan hancur begitu saja,” ujar Haji Iwan, salah seorang warga, dengan nada kesal.

Keluhan senada disampaikan oleh Endang, Ketua RT setempat. Menurutnya, aksi protes dan upaya swadaya masyarakat untuk menambal jalan secara serampangan telah berkali-kali dilakukan, namun hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan akar masalah.

Upaya komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, kata warga, seperti menabrak tembok. Laporan dan pengaduan yang disampaikan sejauh ini belum berbuah pada tindakan nyata perbaikan permanen.

Dampak kerusakan jalan ini multi-dimensional. Selain membahayakan keselamatan, perekonomian warga lumpuh. Distribusi hasil pertanian dan akses ke pasar menjadi terhambat, biaya transportasi membengkak, dan minat pembeli atau penjual dari luar kampung pun menurun drastis.

Di tengah keputusasaan, secercah harapan masih disematkan warga pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Masyarakat berharap Pemkab Bogor segera merealisasikan janji dan mengalokasikan dana untuk betonisasi jalan tersebut.

“Tahun 2026 ini kami mohon jadi perhatian. Jangan lagi kami dan anak-cucu kami harus berjuang melewati jalan yang seperti medan perang setiap hari,” pungkas Haji Iwan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor terkait rencana perbaikan jalan di Kampung Ciparay.

(Kudil)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *