Ketua Garda Prabowo Bontang Prihatin, Presiden Prabowo Kecam Insiden Tewasnya Ojol dalam Demo

Admin
31 Agu 2025 00:24
News 0 254
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Ketua DKC Garda Prabowo Kota Bontang, H. Agus Suhadi, S.H., menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa mendalam atas insiden yang merenggut korban jiwa dalam sebuah aksi demonstrasi.

Korban meninggal dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Affan Kurniawan, seorang pekerja ojol (ojek online). Ia meninggal dunia setelah tertabrak mobil dinas anggota Brimob.

Secara terpisah, Presiden Prabowo Subianto mengecam keras kejadian ini. Dalam konferensi pers, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada yang ditutup-tutupi dan menekankan agar proses hukum dilakukan secara transparan.

“Siapa pun yang dianggap bersalah harus diproses secara hukum. Rakyat berhak melihat penanganan yang jelas dan terbuka terhadap peristiwa yang merenggut nyawa anak bangsa,” tegas Presiden Prabowo.

Sementara itu, H. Agus Suhadi menilai insiden ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Ia mengingatkan bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari praktik demokrasi yang dijamin konstitusi, merujuk pada Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Meski demikian, Agus juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap unjuk rasa. “Kami berharap setiap rakyat Indonesia yang ingin menyampaikan pendapat dapat melakukannya tanpa mengorbankan jiwa sesama, tidak anarkis, tidak terprovokasi, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” imbaunya.

Di akhir pernyataannya, H. Agus Suhadi mendoakan almarhum Affan Kurniawan. “Semoga Allah SWT menempatkan saudara kita Affan Kurniawan di tempat terbaik, yaitu surga, dan semoga husnul khatimah,” tutupnya dengan doa. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *