Banjir Parah Landa Kecamatan Langkahan, Manajemen Kebun Cot Girek Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Admin
5 Des 2025 16:07
Daerah 0 283
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan bencana banjir besar. Hampir seluruh wilayah Aceh terdampak, dengan Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menjadi salah satu wilayah yang paling parah mengalami kerusakan.

Bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur dan rumah warga, tetapi juga menelan korban jiwa. Sekitar 90% masyarakat terdampak terpaksa mengungsi dan masih bertahan di tempat-tempat aman, termasuk di sejumlah titik di desa-desa tetangga.

Menyikapi kondisi darurat ini, Manajemen Kebun Cot Girek turun langsung untuk melakukan aksi peduli bencana. Pada Senin, 2 Desember 2025, tim dari kebun tersebut mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian di Kecamatan Langkahan. Mereka melihat secara dekat kondisi warga yang harus menghuni tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya.

Dalam kunjungannya, Manajemen Kebun Cot Girek menyalurkan bantuan sembako secara simbolis dan langsung kepada masyarakat korban banjir. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, sekaligus memastikan kecukupan pangan sementara di lokasi pengungsian.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat sekitar, khususnya di saat-saat sulit seperti ini. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan sedikit kelegaan dan kekuatan bagi warga Langkahan yang sedang berjuang,” ungkap perwakilan Manajemen Kebun Cot Girek.

Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari warga dan relawan di lokasi. Bantuan sembako dinilai sangat dibutuhkan mengingat akses logistik ke wilayah terdampak masih cukup sulit. Kehadiran perwakilan perusahaan perkebunan di tengah pengungsian juga memberikan dukungan moral bagi korban.

Pemulihan pascabanjir di Kecamatan Langkahan diprediksi masih membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Untuk itu, dibutuhkan kontribusi dan solidaritas dari berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat luas, untuk membantu para korban bangkit kembali. Aksi Manajemen Kebun Cot Girek ini diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan di wilayah tersebut.

(Samsul Bahri)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *