Demo Bantuan Presiden Memanas, Sadra: Jangan Alihkan Isu dengan Tuduhan Wartawan

Admin
8 Mar 2026 13:05
Daerah 0 62
2 menit membaca

BENER MERIAH, ANGKARANEWS.ID – Sadra Munawar, salah seorang peserta aksi demonstrasi pada Kamis, 5 Maret 2026, menilai pernyataan Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, yang menyebut adanya oknum wartawan meminta uang Rp15 juta sebagai upaya pengalihan isu dugaan markup bantuan daging meugang senilai Rp4,5 miliar dari Presiden Prabowo Subianto.

“Menurut saya pernyataan Tagore adalah bentuk pengalihan isu yang sedang kami perjuangkan. Ia menyebut ada oknum wartawan minta uang terkait dugaan markup bantuan presiden itu,” kata Sadra melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Jumat, 6 Maret 2026.

Meski demikian, Sadra menegaskan apabila benar terdapat oknum wartawan yang meminta uang terkait pemberitaan bantuan tersebut, ia meminta Bupati Tagore segera melaporkannya ke aparat penegak hukum. Hal ini penting agar tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat maupun di kalangan wartawan.

Sadra mengaku turut serta dalam aksi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), terlepas dari kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara.

“Saya menilai Bupati Tagore ini seolah-olah orang yang menerima kritikan dengan bijak, padahal saya menduga dia paling anti kritik dan kerap reaktif,” tegasnya.

“Terkait isu yang berkembang dari mulut bupati, segera laporkan ke polisi. Bupati jangan memperkeruh suasana. Kami juga tidak mau kepercayaan publik hilang terhadap tuntutan yang kami sampaikan dalam aksi kemarin,” sambung Sadra.

Mengenai rencana Tagore yang ingin melaporkan balik karena merasa difitnah atas tudingan markup bantuan daging meugang, Sadra mempersilakan. Menurutnya, itu adalah hak setiap warga negara.

“Silakan laporkan. Kami juga menduga adanya markup dalam bantuan ini, dan saya meminta Polda Aceh untuk segera melakukan penyelidikan terkait bantuan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sadra menyatakan pihaknya akan tetap mengawal DPRK Bener Meriah untuk membentuk panitia khusus (Pansus) sesuai tuntutan aksi demonstrasi yang digelar kemarin.

(Wan Maneh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *