Gebrakan Ketahanan Pangan: 6 Hektar Lahan Tidur di Nanggung Dihidupkan Kembali

Admin
27 Agu 2025 15:02
News 0 261
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Pemerintah Desa (Pemdes) Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, berkolaborasi dengan Polsek Nanggung dan kelompok tani setempat mengoptimalkan lahan tidur seluas tiga hektar untuk dijadikan kebun jagung hibrida. Program pemberdayaan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolres Bogor untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Lahan yang terletak di Kampung Tegal Permai, RT 01 RW 07, tersebut merupakan aset PT Antam yang tidak terpakai. Kini, lahan tersebut telah diolah dan ditanami untuk mendukung ketahanan pangan wilayah.

Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman, menyambut positif pendampingan dari kepolisian dalam program strategis ini.

“Kehadiran Polsek Nanggung sangat membantu. Semoga ini dapat mensejahterakan petani dan semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, menjelaskan alasan pemilihan komoditas jagung.

“Jagung hibrida memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam, yang sangat potensial untuk daerah kami,” jelas Ucup.

Ia mengungkapkan, total sudah enam hektar lahan tidur yang berhasil dioptimalkan di wilayah Kecamatan Nanggung.

“Tiga hektar di lahan sawah yang mangkrak, dan tiga hektar lagi di lahan non-Lahan Bahan Baku Seng (non-LBS) di Desa Kalongliud ini,” paparnya.

Rencananya, program serupa akan diperluas ke Desa Malasari, di mana terdapat 120 kelompok tani yang akan digerakkan kembali. Polri berkomitmen tidak hanya pada tahap penanaman, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan distribusi.

“Banyak petani yang bingung memasarkan hasilnya. Ke depan, Bulog telah siap menampung dengan harga yang layak sehingga petani tidak dirugikan,” tegas Kapolsek Ucup.

Program ini diharapkan tidak hanya memacu produktivitas pertanian, tetapi juga secara nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani di Kecamatan Nanggung.

(MCN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *