Kebaya Sunda Berkisah di Mall Modern: IWO Bogor Raya dan Komunitas Perempuan Berkebaya Gelar Lomba

Admin
23 Des 2025 09:50
Budaya 0 154
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah (PD) Bogor Raya berkolaborasi dengan Komunitas Perempuan Berkebaya sukses menyelenggarakan Lomba “Kecantikan Sunda 2025”.

Acara yang digelar di atrium Bogor Trade Mall (BTM), Senin (22/12/2025) tersebut, bertujuan membangkitkan kebanggaan terhadap identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan tampil anggun memamerkan ragam kebaya Sunda beserta tata rias khas Jawa Barat. Setiap detail busana dan riasan dirancang untuk mencerminkan filosofi perempuan Sunda yang menjunjung kesantunan, keanggunan, dan kearifan lokal.

Ketua IWO PD Bogor Raya, Didin, menegaskan kegiatan ini adalah wujud nyata peran jurnalis dalam menjaga warisan budaya.

“IWO Bogor Raya tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab menjaga identitas budaya. Melalui lomba ini, kami ingin mengembalikan kebanggaan akan kebaya ke ruang publik, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi di pusat perbelanjaan modern merupakan pesan simbolis bahwa budaya tradisional dapat hidup berdampingan dengan modernitas tanpa kehilangan makna.

Sekretaris Jenderal IWO Pusat, Telly Nathalia, dalam sambutannya menekankan pentingnya riset dan pelestarian detail busana Sunda.

“Dulu, kebaya Sunda ada sekitar 90 macam. Banyak yang kini hilang dari ingatan kolektif. Lomba ini bukan sekadar soal kecantikan fisik, tetapi upaya merawat nilai sejarah dan filosofi yang terkandung di dalamnya,” tutur Telly.

Dukungan juga disampaikan Ketua Umum IWO Pusat, Dwi Christianto, yang mengapresiasi inisiatif PD Bogor Raya. “Di tengah gempuran tren modernisasi, langkah ini adalah sebuah oase. Kebaya bukan pakaian kuno, melainkan identitas berkelas yang harus tetap eksis,” tegasnya.

Sementara itu, Ella, selaku Bendahara IWO PD Bogor Raya dan Ketua Panitia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra. “Kami merasa memiliki kewajiban moral untuk menjaga warisan leluhur. Bogor adalah kota budaya. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” harap Ella.

Lomba yang menghadirkan juri kompeten di bidang fashion dan budaya ini, dinilai berdasarkan kesesuaian pakem kebaya Sunda, keserasian tata rias, serta cara berjalan (catwalk) yang tetap mengedepankan nilai kesantunan.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi foto bersama. Warna-warni kebaya yang memenuhi atrium Mall BTM menegaskan bahwa budaya tradisional tetap relevan dan mempesona di jantung ruang publik modern.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *