
ANGKARANEWS.ID– Pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan rehabilitasi gedung di SDN Sukamahi, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mendapat sambutan positif dari para wali murid. Pekerjaan ini dinilai tepat sasaran dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM).
Kepala Sekolah SDN Sukamahi, Sriyati, S.Pd., menjelaskan bahwa ruang lingkup rehabilitasi meliputi penggantian genteng, kusen, pintu, jendela, plafon, dan keramik dengan yang baru. Namun, untuk struktur kuda-kuda baja ringan dan reng tidak diganti.
“Kuda-kuda dari baja ringan serta reng tidak diganti dan hanya dilakukan penggeseran atau penambahan saja,” jelas Kepsek Sriyati kepada Angkaranews.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Konsultan Pengawas, Fitra Andrian. Dia menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan semuanya berpedoman pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
“Baja ringan tidak diganti. Adapun hanya penambahan reng saja karena tidak ada dalam RAB,” ujar Fitra.
Kepala Sekolah Sriyati juga menambahkan bahwa proses pengadaan material dilakukan secara transparan. Sekolah membeli bahan material dari empat toko bangunan yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan proyek.
“Kami hanya membangun yang sesuai dalam RAB saja. Kami juga membeli bahan material dari empat toko bangunan, di antaranya di Toko Material Ilham Sadengkolot. Adapun isu yang beredar bahwa kami diharuskan untuk membeli di toko Ilham adalah tidak benar,” tutupnya tegas.
Dengan selesainya rehabilitasi ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman, aman, dan mendukung bagi seluruh civitas akademika SDN Sukamahi dalam menunjang aktivitas pendidikan. (Red)
Tidak ada komentar