PWRI Bogor Raya Siap Gelar Forum Diskusi Lingkungan Hidup, Jurnalis Diperintahkan Awasi Kejahatan Ekologi

Admin
28 Agu 2025 10:31
News 0 278
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Lembaga Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bogor Raya membentuk panitia untuk menyelenggarakan Forum Diskusi Lingkungan Hidup.

Forum yang direncanakan digelar pada September 2025 tersebut bertujuan mencari solusi atas maraknya kejahatan lingkungan di Kabupaten Bogor.

Rapat pembentukan panitia dipimpin langsung oleh Ketua DPC PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, S.H., dan Sekretaris DPC, Doso. Rapat ini menjadi langkah awal persiapan administratif dan konseptual acara.

Dalam arahannya, Rohmat Selamat menegaskan peran vital jurnalis sebagai pewarta dalam mengawal isu lingkungan.

“Kita memiliki tanggung jawab moral terhadap lingkungan. Saya memerintahkan seluruh jurnalis PWRI Bogor Raya, yang beranggotakan lebih dari 100 orang, untuk menyikapi dan mendalami persoalan kejahatan lingkungan,” tegas Rohmat, Selasa (26/25).

Ia meminta jurnalis proaktif melaporkan temuan-temuan di lapangan, seperti penambangan liar dan alih fungsi hutan yang tidak sesuai aturan, khususnya yang terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Rohmat menambahkan, eksplorasi tambang galian C dan mineral lainnya diduga marak merusak hutan di wilayah Bogor. Oleh karena itu, forum dialog bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen PWRI untuk konsisten menyoroti kerusakan alam akibat aktivitas ilegal tersebut.

“Kami akan menggandeng pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Polres, Kejaksaan, hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Satgasus Penegakan Hukum Lingkungan untuk bekerja sama menangani kasus-kasus ini,” jelasnya.

Sementara itu, A. Hidayat, S.T., pemrakarsa sekaligus Ketua Panitia acara, menyatakan bahwa forum ini dirancang untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat menanamkan tanggung jawab moral terhadap kelestarian lingkungan.

“Acara ini merupakan awal bagi PWRI Bogor Raya untuk lebih serius menyikapi persoalan kejahatan lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan hidup antara alam, manusia, dan makhluk lainnya,” pungkas Hidayat.

Forum Diskusi Lingkungan Hidup diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategis untuk mencegah dan meminimalisir kejahatan lingkungan, mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta memperkuat pengawasan dari masyarakat dan media.

(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *