Pemkab Bogor Siapkan Anggaran Besar, Wacanakan Cigudeg Jadi Ibu Kota Bogor Barat

Admin
17 Des 2025 19:40
Daerah 0 200
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara serius menggelontorkan anggaran besar untuk mempersiapkan pembentukan daerah otonomi baru, Kabupaten Bogor Barat. Persiapan yang dimulai sejak tahun 2025 ini fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa pada tahun berjalan (2025), anggaran yang disiapkan untuk infrastruktur jalan mencapai hampir Rp200 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jika digabung dengan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), totalnya mencapai sekitar Rp300 miliar.

“Persiapan Bogor Barat sudah mulai di tahun 2025. Itu baru dari dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tahun 2025 yang sedang berjalan sekarang,” kata Rudy usai menghadiri Lokakarya Pelantikan dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) periode 2025–2030 di Gedung SBS Venue Premier, Rabu (17/12).

Persiapan tidak berhenti pada 2025. Untuk tahun 2026, Pemkab Bogor telah menyiapkan langkah lanjutan dengan prioritas pembebasan lahan. Lahan tersebut khususnya untuk pembangunan jalan angkutan tambang yang membentang dari Kecamatan Cigudeg hingga Rumpin.

Selain persiapan fisik dan anggaran, aspek administratif juga terus dimatangkan. Bogor Barat diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor, sekaligus calon daerah persiapan otonomi baru.

“Kita juga mempersiapkan secara administratif untuk daerah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat, sebagai calon daerah persiapan otonomi baru, dengan titik ibu kota di Kecamatan Cigudeg,” jelas Rudy.

Yang menarik, perencanaan tata kota untuk ibu kota Bogor Barat dan Bogor Timur tidak dikerjakan sembarangan. Pemkab Bogor menggandeng tenaga ahli dari Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), organisasi yang juga terlibat dalam desain Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Yang membangun perencanaan adalah Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia, yang mendesain IKN di Kalimantan. Kita gunakan untuk mendesain ibu kota Bogor Barat dan Bogor Timur,” pungkas Bupati Rudy Susmanto. (R-MAN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *