KNPI Jasinga Soroti Penyelesaian Agraria dan Penguatan Ekonomi Pertanian dalam Musrenbang

Admin
5 Feb 2026 12:55
Daerah 0 110
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga, Ama Dery, menekankan pentingnya penyelesaian persoalan agraria dan penguatan ekonomi berbasis pertanian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jasinga. Musrenbang ini membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor Tahun 2027.

Dalam forum tersebut, diungkapkan alokasi anggaran indikatif untuk Kecamatan Jasinga senilai lebih dari Rp 10 miliar, yang telah dialokasikan ke berbagai kegiatan pembangunan.

“Musrenbang hari ini sudah jelas dari hitungan angka-angka indikatif. Kecamatan Jasinga sekitar Rp 10 miliar dan itu sudah difloating ke berbagai kegiatan,” ujar Ama Dery, Rabu (4/2/2026).

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik dan peningkatan sumber daya manusia. Menurutnya, perhatian juga harus diberikan pada persoalan jangka panjang, seperti masalah agraria.

Dari sudut pandang KNPI, masalah agraria di Kecamatan Jasinga perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Ama Dery mencontohkan masih adanya rumah warga di Desa Cikopomayak yang status kepemilikan lahannya belum jelas.

“Dari pandangan KNPI, kita ingin persoalan agraria di Kecamatan Jasinga ini bisa selesai. Ada rumah warga di Desa Cikopomayak yang kepemilikannya belum jelas. Padahal masyarakat sudah tinggal puluhan tahun, bahkan sampai generasi ketiga dan keempat. Ini perlu didorong agar masyarakat memiliki legal standing,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang berwenang dan memiliki kapasitas.

“Persoalan agraria bukan hanya di Desa Cikopomayak, tetapi juga ada di Desa Wirajaya, tepatnya di Kampung Cibentang dan Kampung Haur Bentes,” tambahnya.

Selain isu agraria, Ama Dery juga menyampaikan harapannya agar arah pembangunan ekonomi di Kecamatan Jasinga disesuaikan dengan karakter lokal, yaitu pertanian.

“Harapan untuk Kecamatan Jasinga, bagaimana kita memiliki ekonomi industri yang sesuai dengan kultur yang ada di Jasinga, yaitu pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai basis ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan. KNPI Jasinga berencana mengambil peran aktif dalam pengelolaan program ketahanan pangan ke depannya.

“Hari ini kita berbicara pertanian. Ke depan, insya Allah, akan mendorong ketahanan pangan yang dikelola KNPI sendiri,” pungkas Ama Dery.

(Kudil)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *