Diduga Dikejar Pelaku, Remaja 16 Tahun Tewas dengan Luka Bacok di Leuwisadeng

Admin
28 Nov 2025 01:17
Hukrim 0 358
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Seorang remaja berinisial MCP (16) ditemukan tewas bersimbah darah di halaman sebuah kontrakan di Kampung Peuteuy, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, pada Kamis (27/11/25). Peristiwa ini menggemparkan warga setempat.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB oleh seorang penghuni kontrakan yang baru pulang. Saat ditemukan, tubuh korban sudah terkapar dengan luka bacok dan bercak darah memenuhi lokasi.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil pemeriksaan awal, korban diduga menjadi target kejar-kejaran oleh sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor. Rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan korban dikejar dan berusaha melarikan diri hingga masuk ke area kontrakan yang ternyata merupakan jalan buntu.

“Dari CCTV terlihat korban dikejar banyak orang. Dia mungkin lari ke sini karena dikira jalan tembus,” ujar seorang warga.

Ketua RT 02 RW 01 setempat, Sar’ih, yang tiba di lokasi setelah mendapat laporan, menduga korban sempat berusaha menyelamatkan diri.

“Kayaknya dia mau panjat tembok, mungkin langsung dibacok. Tubuhnya sudah tidak kuat, akhirnya jatuh di depan pintu kontrakan dalam kondisi terlentang dan berlumuran darah,” tuturnya.

Seorang penghuni kontrakan, Majar, mengaku sempat mendengar suara minta tolong sebelum penemuan jenazah. “Saya dengar suara minta tolong, tapi saya takut keluar karena di rumah hanya sendiri,” katanya.

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Pihak Inafis Polres Bogor telah turun tangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Identitas korban telah dikonfirmasi sebagai MCP (16), yang diduga berasal dari wilayah Cigudeg.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian,” ujar Kompol Maryanto.

Sar’ih menambahkan bahwa insiden ini diduga berkaitan dengan aktivitas balapan liar yang sebelumnya sering terjadi di wilayah Leuwiliang. Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV juga menunjukkan adanya dua orang yang terlihat berlari, diduga korban dan salah satu pelaku, setelah sepeda motor yang mereka tumpangi jatuh. (R-MAN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *