
BENER MERIAH, ANGKARANEWS.ID – Ratusan warga Kampung Suka Jadi, Kecamatan Wieh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, menunjukkan aksi nyata kebersamaan pascabanjir bandang yang merusak jembatan desa mereka. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka bahu-membahu, bahkan hingga menyeberang ke wilayah Kabupaten Aceh Tengah untuk mencari material kayu guna membangun kembali jembatan yang rusak total.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya terbatas di lokasi pembangunan. Warga berbondong-bondong menebang dan mengangkut kayu dari Kampung Pilar, Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah.
“Kami ramai-ramai mencari kayu sampai ke Kampung Pilar, Kecamatan Rusip, Aceh Tengah demi membangun jembatan yang rusak total akibat banjir tempo hari,” ujar Rizal, warga Kampung Suka Jadi, saat ditemui di lokasi. Senin (13/4/26).
Rizal mengaku sangat bangga. Menurutnya, nilai budaya gotong royong di kampungnya masih sangat terjaga dan kokoh, bahkan terasa semakin kuat dibandingkan daerah lain yang mungkin mulai luntur.
Kebersamaan ini semakin luar biasa berkat dukungan dari berbagai pihak lintas wilayah. Babinsa Kecamatan Wieh Pesam beserta tim relawan turun tangan langsung membantu masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Nopri, Babinsa Kampung Pilar, Kecamatan Rusip, Aceh Tengah, beserta para relawan. Walaupun sudah berbeda kabupaten, semangat toleransi dan tolong-menolong tetap terasa sangat kuat,” tambah Rizal.
Kelancaran pengangkutan material juga terbantu berkat bantuan personel Brimob Bener Meriah. Mereka membantu melangsir balok-balok kayu berukuran besar menggunakan mobil pengangkut, sehingga proses pengangkutan menjadi lebih mudah dan cepat.
“Terima kasih juga kepada Brimob Bener Meriah yang telah membantu melangsir material kayu menggunakan mobil REO,” tutup Rizal.
Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa dengan persatuan, kerja sama, dan toleransi yang tinggi, segala kendala di lapangan dapat diatasi demi kepentingan bersama.
(Samsul)
Tidak ada komentar