Peduli di Tengah Bencana: SPBUN dan Perangkat Desa Cot Girek Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Tanah Merah

Admin
4 Des 2025 09:02
Daerah 0 347
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Kebun PTPN 4 Regional 6 Kebun Cot Girek bersama perangkat Desa Cot Girek menunjukkan aksi nyata kepedulian dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir di Gampong Tanah Merah, Dusun Lubuk Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh utara.

Kegiatan Bakti Sosial yang digelar pada Kamis, 4 Desember 2025 ini merupakan respons atas kondisi banjir yang semakin parah dan melanda pemukiman warga.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Syarifuddin, Ketua SPBUN setempat, didampingi oleh Iskandar yang mewakili perangkat Desa Cot Girek. Secara simbolis, mereka menyerahkan bantuan berupa beras, makanan ringan, serta obat-obatan gratis kepada perwakilan warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok dan kesehatan keluarga yang kesulitan akibat bencana.

Dalam kesempatan itu, Syarifuddin menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang melanda. “Kami sangat prihatin dengan kondisi banjir yang semakin parah ini. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya membantu meringankan beban warga yang terdampak,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa bentuk kepedulian ini tidak berhenti di sini. Rencananya, SPBUN bersama masyarakat akan menggalang dana kembali untuk penyaluran bantuan tahap kedua, sebagai upaya berkelanjutan mengurangi penderitaan warga.

Aksi solidaritas ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Kehadiran bantuan tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menjadi suntikan semangat dan harapan baru bagi warga yang sedang berjuang menghadapi cobaan.

Banyak warga yang mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan, yang membuat mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi kesulitan.

Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi yang baik antara organisasi pekerja, perangkat desa, dan komunitas dalam menyikapi bencana. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut serta dalam aksi-aksi sosial kemanusiaan, khususnya di daerah-daerah rawan bencana.

Ke depan, diharapkan bantuan dan perhatian terhadap korban banjir akan terus mengalir, mengingat pemulihan pasca-banjir membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam aksi ini menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi musibah.

(Samsul Bahri)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *