Desa Wangunjaya Prioritaskan Pencegahan Stunting dalam RKP Desa 2026

Admin
29 Des 2025 13:38
Daerah 0 155
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Pemerintah Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, menggelar Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2026.

Acara yang berlangsung di Aula Desa Wangunjaya pada Senin (29/12/25) tersebut bertujuan menyatukan langkah strategis untuk mengatasi masalah stunting.

Kepala Desa Wangunjaya, Hanafi, dalam sambutan pembukaannya menekankan pentingnya komitmen bersama. “RKP Desa 2026 harus kita arahkan untuk mendukung program nasional pencegahan stunting, karena ini menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Muspika Kecamatan Lewisa deng. Kasi Pemberdayaan Kesehatan (Penkes) Kecamatan Leuwisadeng, Dadi Mulyadi, yang turut hadir menyatakan dukungannya. “Kami sangat mendukung desa yang proaktif menyusun program pencegahan stunting sejak tahap perencanaan. Semoga Wangunjaya bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,” ucap Dadi.

Pada sesi materi, Pendamping Desa Kecamatan Leuwisadeng, Latif, memaparkan strategi intervensi stunting melalui penganggaran desa. Ia menjelaskan bahwa pendekatannya harus komprehensif. “Intervensi tidak hanya soal kesehatan, tapi juga perbaikan sanitasi, pendidikan gizi, dan pemberdayaan keluarga. Semua ini harus diintegrasikan dalam RKP Desa,” jelas Latif.

Pemaparan dilanjutkan oleh Bidan Desa Wangunjaya, Nani, yang fokus pada aspek pencegahan dini. Ia menekankan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Gizi yang cukup, pola makan seimbang, dan pola asuh yang baik harus dimulai sejak ibu hamil. Desa perlu mendukung melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita berisiko stunting,” terang Nani.

Rembuk stunting ini berhasil menghasilkan komitmen bersama untuk mengalokasikan anggaran desa tahun 2026 pada program-program prioritas penanganan stunting. Komitmen tersebut mencakup program PMT, edukasi gizi bagi orang tua, serta peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan di tingkat desa.

Dengan langkah terencana ini, Desa Wangunjaya berharap dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk masa depan yang lebih sehat dan produktif. (Teja)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *