Antam dan Aparat Perketat Pengamanan, Aktivitas PETI di Nanggung Dilaporkan Menurun

Admin
21 Nov 2025 16:54
News 0 313
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Hari ketiga, patroli gabungan yang melibatkan PT Antam UBPE Pongkor dan Muspika Kecamatan Nanggung kembali menemukan dan memusnahkan sejumlah gubuk serta lubang aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Operasi yang berlangsung selama tiga hari ini berhasil menertibkan kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam.

Pada hari terakhir pelaksanaan, tim yang berjumlah ratusan personel menyasar wilayah Butak. Di lokasi tersebut, mereka kembali menemukan gubuk dan gelundung (alat pengolahan emas) ilegal yang kemudian dihancurkan di tempat.

Kapolsek Nanggung, Ucup Supriatna, selaku Kepala Pengendali Patroli Gabungan, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak sejak Rabu lalu.

“Selain Forkopimcam Nanggung, kami juga dibantu Polisi Kehutanan (Polhut), Linmas dari empat desa, serta tim pengamanan PT Antam,” ujarnya. Jum’at (21/11/25).

Metode patroli dilakukan dengan membagi tim menjadi dua kelompok yang melakukan penyisiran silang dari atas ke bawah dan sebaliknya di sejumlah titik, mulai dari lokasi longsoran, Cepu, hingga Butak.

“Setiap gubuk kami robohkan dan lubang kami urug (tutup). Tidak ada pembakaran karena bahan gubuk hanya dari plastik hitam,” jelas Ucup.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas PETI terlihat mulai berkurang.

“Tidak banyak gubuk dan lubang seperti sebelumnya. Kami mengimbau masyarakat yang masih menambang ilegal agar berhenti demi keselamatan dan kelestarian alam. Mari jaga hutan untuk masa depan anak cucu kita,” pesannya.

Sementara itu, Manajer CSR PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, menegaskan bahwa penertiban di area IUP akan terus dilakukan secara bergilir. Komitmen ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan sebagai pemegang izin.

“Selain lubang PETI dan gubuk, lokasi yang ditertibkan akan dinormalisasi dan dihijaukan kembali melalui penanaman pohon. Operasi ini adalah upaya menjaga wilayah IUP PT Antam dan bagian dari komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan,” pungkas Arif.

(R-MAN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *