Ngopi Bareng Bersama H. Hasani: Sinergitas Awak Media dan Anggota DPRD Tanpa Batas

Admin
16 Feb 2026 21:07
Daerah 0 16
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara sejumlah awak media Kabupaten Bogor dengan H. Hasani, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP Dapil IV, pada Senin (16/2/2026). Momen yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi santai membahas berbagai persoalan daerah.

Bertempat di lokasi yang nyaman, para jurnalis atau yang akrab disapa “kuli tinta” duduk bersama menikmati secangkir kopi hangat. Suasana tanpa sekat dan formalitas membuat dialog berjalan cair, jauh dari kesan kaku seperti rapat resmi pada umumnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hasani dengan lugas menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan para media, mulai dari isu pendidikan, infrastruktur, hingga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Bogor. Politisi PPP itu tampak menguasai setiap materi yang ditanyakan, menunjukkan kepedulian dan komitmennya terhadap kemajuan daerah pemilihannya.

“Pertemuan seperti ini penting sebagai bentuk sinergi antara eksekutif dan media. Kami sebagai mitra pemerintah tentu butuh masukan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan media yang setiap hari bersentuhan langsung dengan aspirasi masyarakat,” ujar H. Hasani di sela-sela acara.

Para awak media yang hadir mengaku puas dengan jawaban-jawaban yang disampaikan. Dialog yang berlangsung dua arah ini dinilai mampu menghadirkan pemahaman utuh tentang berbagai kebijakan yang tengah dan akan dijalankan wakil rakyat tersebut.

“Tidak ada jarak antara kami sebagai jurnalis dengan anggota dewan. Pak Hasani sangat terbuka dan merespons setiap pertanyaan dengan gamblang. Ini bukti nyata komitmen beliau seperti saat kampanye dulu, bahwa beliau hadir untuk masyarakat dan terbuka terhadap kritik serta masukan,” ungkap Jumat Saputra, salah satu jurnalis yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Ngopi bareng tanpa batas ini diharapkan dapat menjadi contoh komunikasi publik yang efektif antara wakil rakyat dengan konstituennya melalui media. Kedekatan emosional yang terbangun diharapkan mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor.

(Ivick Suryasa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *