Suara Penentu Camat Picu Polemik, Katar Desa Cileungsi Menolak Hasil Temu Karya

Admin
18 Nov 2025 11:18
Daerah 0 297
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, diguncang konflik internal setelah 12 Katar Desa (Karang Taruna Desa) di wilayah tersebut pecah belah. Pecahnya persatuan ini diduga kuat berkaitan dengan ketidaknetralan Camat Cileungsi, Adi Hendryana, dalam sebuah acara temu karya.

Konflik mulai mengemuka setelah tujuh pengurus Katar Desa menyatakan penolakan secara tegas terhadap hasil temu karya Katar Kecamatan Cileungsi yang digelar pada 15 November 2025. Mereka menilai proses tersebut tidak fair dan diwarnai keberpihakan.

Salah satu titik kritis yang disorot terjadi saat jumlah suara dalam pertemuan tersebut imbang. Pada momen penentu, Camat Adi Hendryana yang seharusnya bersikap netral, justru mendelegasikan suara miliknya kepada seorang staf. Suara delegasi tersebut kemudian diberikan kepada salah satu calon, bernama Dimas.

“Seharusnya camat bersikap netral dan abstain agar fair dan tidak menunjukan keberpihakan kepada salah satu calon. Ini tindakan yang tidak tepat,” ucap Ketua Katar Desa Cileungsi, M. Namin, menanggapi insiden tersebut.

Masyarakat luas pun mempertanyakan alasan di balik ketidaknetralan camat tersebut. Sayangnya, ketika ditanya untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan mengenai tuduhan ini, Camat Cileungsi memilih diam membisu. Sikapnya yang tidak memberikan penjelasan dinilai seakan-akan mengabaikan masalah yang timbul.

Tekanan kini semakin membesar terhadap Adi Hendryana. Tuntutan agar ia bertanggung jawab penuh atas gejolak yang terjadi atau bahkan mengulang kembali proses temu karya semakin santer terdengar. Publik menunggu langkah tegas dan transparan dari pihak camat untuk menyelesaikan kemelut ini dan memulihkan kondusivitas di Kecamatan Cileungsi. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *