Tanah Luas Bersatu! 18 Km Lumpur Irigasi Dibersihkan Demi Percepatan Turun Tanam

Admin
2 Mei 2026 17:23
Daerah 0 88
2 menit membaca

ACEH UTARA, ANGKARANEWS.ID – Proses normalisasi saluran irigasi pada pintu air BP.SKN 2 Bendungan Pasei Kanan dimulai hari ini. Kegiatan yang berlangsung, Sabtu (2/5/2026), ini dikerjakan menggunakan 5 unit alat berat eskavator yang tersebar di 5 titik yang telah ditentukan sepanjang 18.000 meter (18 km) saluran skunder.

Pembersihan saluran air skunder ini mencakup wilayah 37 desa di Kecamatan Tanah Luas, yang meliputi tiga pemukiman, yakni Selemak Barat, Tuengoeh, dan Matang Pangkat.

Hadir dalam kegiatan normalisasi yang diliput langsung oleh sejumlah awak media tersebut, antara lain Camat Tanah Luas, Danramil 10 Tanah Luas, Kapolsek Tanah Luas, Kuejruen (Camat) Tanah Luas, serta para pihak terkait.

Dari lokasi, pewarta mewawancarai Camat Tanah Luas, Baktiar, S.E. Beliau menyatakan bahwa normalisasi kali ini merupakan murni dukungan dari 37 desa di Kecamatan Tanah Luas. Sepanjang 18 ribu meter (18 km) saluran skunder dibersihkan secara swadaya.

“Kami berharap dengan adanya pembersihan saluran skunder Irigasi Pasei Kanan BPSKN 2 ini, masyarakat Tanah Luas bisa lebih optimal dalam sektor pertanian. Jadwal turun perdana ke sawah sudah ditentukan pada tanggal 5 Mei 2026. Desa-desa sudah boleh melakukan kenduri sawah, menjalani 10 hari pantang sawah, dan masyarakat sudah boleh melakukan pembajakan lahan sawah,” harap Camat Baktiar.

Sementara itu, Kuejruen Tanah Luas, Al. Halim Ali, S.E., yang juga turun langsung mengawasi pelaksanaan, membenarkan bahwa pembersihan saluran skunder ini murni dilakukan oleh 37 desa di Kecamatan Tanah Luas, tanpa ada bantuan dari dinas atau Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Padahal, normalisasi saluran skunder ini sebenarnya berada di bawah tanggung jawab BWS 1 Sumatra, Pengairan, dan Pemerintah Aceh Utara melalui dinas-dinas terkait. Pasca banjir, setinggi 1,5 meter lumpur bersarang di saluran skunder tersebut. Hal ini mendorong inisiatif dari 37 desa terdampak besar untuk patungan menyewa 5 unit alat berat guna membersihkan lumpur sepanjang 18.000 meter, dengan dana masing-masing desa tanpa bantuan sedikit pun dari pemerintah daerah.

Para Geuchik di 57 desa se-Kecamatan Tanah Luas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muspika Plus yang telah berkontribusi besar atas kekompakan desa dalam menjunjung tinggi sektor pertanian untuk masyarakay. (M.N)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *