Terobosan Anggota DPRK Aceh Utara: Normalisasi Saluran Sekunder Dorong Produktivitas Pertanian

Admin
8 Jun 2026 21:39
Daerah 0 107
2 menit membaca

ACEH UTARA, ANGKARANEWS.ID – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian warga kembali mendapat dorongan nyata. Anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi Partai Nasional Aceh (PNA), Mundirsyah alias Robert, memfasilitasi pembersihan dan normalisasi saluran sekunder sepanjang 2,5 kilometer yang melintasi lima gampong (desa) di Kecamatan Tanah Luas.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin (8/6)  ini difokuskan pada pembersihan parit dan saluran sekunder guna melancarkan aliran air untuk sawah dan lahan pertanian warga. Program ini didanai melalui alokasi dana pokok pikiran (Pokir) Mundirsyah sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang diperjuangkannya di dewan.

Lima gampong yang menjadi cakupan kegiatan tersebut adalah Gampong Rayek Nalueng, Pante B, Jeumpa B, Tuengoeh B, dan Gampong Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

Mundirsyah, putra kelahiran Gampong Blang Bidok, Kecamatan Tanah Luas, dikenal sebagai sosok yang aktif turun langsung ke lapangan. Ia menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur pertanian menjadi prioritas karena bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Saluran yang tersumbat dan dangkal membuat air tidak sampai ke sawah. Kalau air lancar, hasil panen warga juga akan meningkat. Ini tanggung jawab kami untuk memastikan aspirasi petani sampai dan dikerjakan,” ujar Mundirsyah di sela kegiatan.

Apresiasi datang dari para keuchik (kepala desa) di lima gampong tersebut. Keuchik Nasir, mewakili masyarakat, membenarkan bahwa bantuan normalisasi saluran sekunder ini sangat membantu dan sudah lama dinantikan warga.

“Kami dari lima gampong mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Mundirsyah dari PNA. Bantuan ini langsung dirasakan manfaatnya untuk pertanian kami. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat, hidayah, dan kesuksesan kepada beliau atas kepeduliannya kepada rakyat kecil,” kata Keuchik Nasir.

Ia menambahkan, kolaborasi antara anggota dewan dan masyarakat seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan dari bawah bisa berjalan efektif jika ada kemauan politik yang kuat.

Pembersihan saluran sekunder sepanjang 2,5 km ini diharapkan dapat mengurangi risiko kekeringan di musim kemarau dan mencegah genangan saat musim hujan. Dengan aliran air yang lancar, lahan pertanian warga di lima gampong tersebut dapat dioptimalkan kembali sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen dan pendapatan petani.

Mundirsyah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program berbasis kebutuhan masyarakat, terutama di sektor pertanian, infrastruktur gampong, dan pemberdayaan ekonomi desa.

(MN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *