Pemerintah Kota Padangsidimpuan Dukung Sekolah Rakyat untuk Pendidikan Inklusif dan Merata

Rahman Efendi
13 Apr 2025 12:35
Daerah 0 341
2 menit membaca

Angkaranews.id- Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat sebagai upaya strategis memperluas akses pendidikan dan penguatan sosial di masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi daerah yang masih terbatas akses pendidikannya.

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Irsan Efendi Nasution, S.H., M.Kes., menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat (SR) serta Dialog Pilar-Pilar Sosial di Provinsi Sumatera Utara. Acara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (11/4/2025).

“Kami sangat mendukung hadirnya Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan inklusif yang menjangkau masyarakat lebih luas. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah,” ujar Wali Kota.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Sosial RI Drs. Saifullah Yusuf, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Surya, serta sejumlah bupati dan wali kota se-Sumut. Turut mendampingi Wali Kota, Plt. Sekda Roni Gunawan Rambe, S.STP, M.Si., serta kepala dinas terkait.

Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan, tahun ini direncanakan pembangunan empat titik Sekolah Rakyat di Sumut, meliputi Gedung UINSU, dua sentra Kemensos, dan satu gedung milik Pemprov Sumut. Ia juga menekankan lima poin instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait program ini.

Sekolah Rakyat dibentuk sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah terpencil. Tahap awal, pemerintah menargetkan 50 SR di seluruh Indonesia, berbentuk asrama dengan fasilitas lengkap untuk jenjang SD hingga SMA.

“Program ini sangat strategis dan sejalan dengan visi Presiden. Pemko Padangsidimpuan siap mengimplementasikan instruksi beliau dan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” tegas Wali Kota.

Target jangka panjang, pada 2025/2026 akan dibangun 200 SR dengan kapasitas 1.000 siswa per sekolah di lahan seluas 5-10 hektare.

(S.HRP)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *