Mengukir Sejarah: Patung Soekarno Akan Segera Menghiasi Kota Padangsidimpuan

Admin
7 Nov 2025 23:15
Daerah 0 254
3 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Rekam jejak perjuangan Sang Proklamator, Ir. Soekarno, menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara generasi pendahulu dan generasi masa depan. Salah satu bagian dari sejarah tersebut adalah kunjungan Bung Karno ke Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, yang menjadi bukti nyata semangat persatuan dalam keberagaman.

Pada tahun 1948, dalam lawatannya ke Pulau Sumatra (yang dulu dikenal sebagai Suwarnadwipa atau Pulau Emas), Presiden pertama Republik Indonesia itu menyambut hangat ajakan, “Ketabo ketabo dongan tu Sidempuan” (Ayo saudaraku ke Sidempuan). Kunjungan ini menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap Bhinneka Tunggal Ika untuk memperkuat persatuan bangsa.

Momentum bersejarah ini disambut antusias oleh ribuan masyarakat lokal. Sebagai wujud hormat dan cinta, masyarakat Padangsidimpuan kala itu mempersembahkan kain Ulos (kain adat Batak) dan seekor kerbau kepada Sang Proklamator.

Untuk melestarikan rekam jejak bersejarah ini, muncul inisiatif dari keluarga besar untuk membangun patung Ir. Soekarno di Padangsidimpuan. Patung ini nantinya akan menjadi simbol sejarah dan kebanggaan bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat ikatan antara generasi lama dan generasi muda.

“Selain itu, Sang Proklamator RI Ir. Soekarno adalah milik bangsa Indonesia, beliau simbol kebanggaan. Saya sebagai anak bangsa berikut mewakili keluarga besar hanya bisa berkontribusi sekuat tenaga kami dalam mengenang napak tilas, semoga menjadi inspirasi kita bersama,” ujar Anni BK Harahap, salah satu perwakilan keluarga.

Perencanaan pembuatan patung telah dibahas oleh keluarga besar sejak tahun 2020 dan ditargetkan untuk dimulai pada tahun 2026. Komunikasi dengan pihak keluarga Soekarno juga telah dibangun untuk memastikan perencanaan ini dapat terealisasi dengan baik.

Tokoh masyarakat setempat, Ibu H. Tati Aryani Tambunan SH, menyambut baik rencana ini. “Saya sangat setuju, dimana ini nanti akan menjadi Icon di Kota Padangsidimpuan untuk mengenang kembali sejarah,” ujarnya. Ia berharap patung tersebut didirikan di tengah kota, tidak jauh dari tempat Bung Karno berpidato.

Lokasi yang diusulkan adalah di tanah adat milik keluarga Harahap, yaitu di tanah eks SKKP Kabupaten Tapanuli Selatan atau eks Polres Kota Padangsidimpuan. Lokasi ini dinilai sangat cocok untuk mendirikan simbol kepahlawanan tersebut.

Rencananya, patung Presiden Ir. Soekarno akan didirikan secara berdampingan dengan tokoh nasional asli Padangsidimpuan yang pernah menjadi menteri di eranya. Hal ini sebagai bentuk penghormatan dan kearifan lokal terhadap putra-putra terbaik daerah.

Merespon rencana ini, Rizkan Harahap, yang menyatakan diri sebagai abdi masyarakat, menyampaikan, “Sebagai abdi masyarakat dan pemerhati masyarakat kecil, salam Dalihan na tolu kepada masyarakat Sidimpuan beserta Forkopimda. Saling mengingatkan kepada Polres Padangsidimpuan beserta jajaran untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sesuai UU No. 2 Tahun 2002. Salam Presisi.” pungkasnya.

Dengan doa dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah, program ini diharapkan dapat berjalan lancar. Keberadaan patung ini nantinya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus memperjuangkan cita-cita bangsa dan melestarikan warisan sejarah kemerdekaan Indonesia. (***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *