Karang Taruna Aceh Utara Gelar Puncak Bulan Bakti, Wujudkan Peran Pemuda dalam Pembangunan

Admin
27 Sep 2025 11:49
Daerah 0 1682
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, resmi menutup Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Tingkat Kabupaten Aceh Utara Tahun 2025. Acara puncak berlangsung pada Jumat, 26 September 2025, di Dayah Raudhatul Huda, Gampong Matang Cibrek, Kecamatan Tanah Luas.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Karang Taruna Kita Wujudkan Visi Bupati Aceh Utara Bangkit dan Asta Cita Presiden Prabowo – Gibran” ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial, Pemerintah Aceh, unsur Forkopimda Aceh Utara, tokoh masyarakat, serta pengurus dan anggota Karang Taruna se-kabupaten.

Dalam laporannya, Ketua Karang Taruna Aceh Utara, Sarjani, ST., menegaskan bahwa BBKT bukan sekadar acara seremonial.

“Ini adalah momentum berharga bagi generasi muda untuk menunjukkan semangat kepedulian, solidaritas, dan kerja sama sebagai wujud kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sarjani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia, donatur, dan masyarakat.

“Keberhasilan acara ini adalah bukti nyata kekuatan kebersamaan dan semangat gotong royong yang harus terus kita jaga,” tutupnya.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) A. Murtala, S.STP., M.S.P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Karang Taruna.

“Potensi pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karang Taruna harus menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat, hadir dalam setiap persoalan sosial, dan mendukung pembangunan daerah,” tegas Murtala.

Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Karang Taruna, khususnya Ketua Sarjani, atas kontribusi dan pengabdiannya. Ia menambahkan bahwa Pemkab Aceh Utara bersama Kementerian Sosial RI akan terus mendukung berbagai program Karang Taruna.

BBKT 2025 diisi dengan serangkaian kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, antara lain:

1. Penyantunan paket nutrisi untuk 200 anak yatim/piatu/terlantar.
2. Penyediaan fasilitas kamar santri dan perlengkapan shalat untuk 200 santri.
3. Layanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi santri.
4. Penyerahan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bansos non-tunai untuk 1.000 anak yatim/piatu luar panti.
5. Kegiatan penghijauan di area dayah.
6. Penyaluran paket sembako untuk 20 anak yatim/terlantar.
7. Pelatihan keterampilan komputer bagi anak putus sekolah.
8. Penyerahan kursi roda untuk 20 penyandang disabilitas.
9. Sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting.
10. Sosialisasi bahaya judi online beserta dampak sosial dan ekonominya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh khidmat. Pemerintah berharap momentum ini dapat memperkuat peran pemuda dalam pembangunan menuju Aceh Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *