Operasi Gabungan Antam-TNHGS Hari Ketiga: Tutup Tambang Ilegal dan Hijaukan Kembali Lahan

Admin
14 Agu 2025 11:54
News 0 330
2 menit membaca

Angkaranews.id– Tim Operasi Gabungan yang terdiri dari Mapolsek Nanggung, Koramil, Polhut, Denpom, Pam Obvit Polda Jabar, Satpol PP, Linmas antar-desa, serta Security PT Antam Tbk menggelar apel pagi sebagai persiapan akhir patroli penertiban tambang ilegal di wilayah IUP PT Antam Tbk dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNHGS). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman PT Antam UBPE Pongkor pada Kamis (14/8/2025).

Apel pagi ini menjadi sarana evaluasi dan pemantapan kesiapan personel sebelum melaksanakan operasi hari ketiga sekaligus terakhir.

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, melalui Kanit Reskrim Ipda Z.H. Siregar, menyatakan bahwa operasi sebelumnya berjalan lancar meskipun cuaca kurang mendukung.

“Hari ini adalah hari terakhir operasi gabungan. Sebelumnya, kami telah menutup lubang-lubang tambang ilegal, menanaminya dengan pohon, dan memasang plang peringatan untuk mencegah aktivitas ilegal kembali,” jelas Siregar.

Kordinator Keamanan PT Antam Tbk, Alferd, menambahkan bahwa operasi kali ini tidak hanya fokus pada penutupan lubang tambang, tetapi juga menyisir aliran sungai untuk memastikan tidak ada penambangan ilegal atau pencemaran lingkungan.

“Operasi dibagi dalam tiga tim yang dipimpin oleh Polsek Nanggung dengan pendekatan persuasif. Harapannya, operasi berjalan lancar, tetap kompak, dan mengutamakan pendekatan humanis,” tegas Alferd.

Kegiatan apel berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Tim Operasi Gabungan dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan terpercaya.

Operasi ini menjadi upaya serius pemerintah dan PT Antam Tbk dalam memulihkan lingkungan serta memberantas praktik penambangan ilegal di kawasan konservasi.

(R-MAN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *