Pengajian Syahriah MUI Kecamatan Cibungbulang Kembali Digelar Pasca Ramadhan

Admin
24 Mei 2026 14:13
Religi 0 20
2 menit membaca

BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Masjid Nurul Iman, RW 07 Desa Cimanggu II, Kecamatan Cibungbulang, kembali menjadi tuan rumah Pengajian Bulanan Syahriah yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibungbulang pada Ahad, 24 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan pengajian perdana setelah bulan Ramadhan berlalu.

Acara yang dihadiri sekitar 300 jamaah ikhwan dan akhwat se-Kecamatan Cibungbulang ini turut dihadiri oleh perwakilan Camat (Sekcam Asep), Kepala Desa Cimanggu II Edi Sukarya, Ketua MUI Kecamatan Kyai Abdul Latif, S.Ag., Ketua ICMI Kecamatan H. Sofyan, Ketua MUI Desa Cimanggu II Kyai Humaidi, para guru, pengurus majelis taklim, ibu-ibu pengurus PKK, serta jamaah dari berbagai wilayah.

Rangkaian acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan Pertama disampaikan oleh Ketua MUI Desa Cimanggu II, Ustadz Humaidi. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai tuan rumah. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan, sambutan, maupun hidangan.

Kepala Desa Cimanggu II, Edi Sukarya, dalam amanatnya memberikan apresiasi atas dimulainya kembali Pengajian Syahriah MUI Kecamatan di desanya. “Semoga pengajian ini berjalan lancar, menambah keimanan kita dalam menuntut ilmu agama, serta mengharapkan ridha Allah SWT dan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Sambutan Camat yang diwakili oleh Sekcam Asep menyampaikan permohonan maaf karena Camat berhalangan hadir. Sekcam menyampaikan salam dan amanat dari Camat kepada seluruh jamaah, antara lain:

· Mengingatkan adanya fenomena pihak-pihak yang senantiasa menyalahkan setiap program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, dan program lainnya, dengan tujuan memecah belah bangsa.
· Pemerintah telah berbuat terbaik untuk masyarakat, termasuk menyalurkan bantuan sosial baik tunai maupun non-tunai. Hal itu bukan untuk meninabobokan masyarakat, melainkan untuk menstabilkan perekonomian yang terpuruk.
· Di Kecamatan Cibungbulang, akan segera dilaksanakan beberapa program, antara lain MTQ tingkat kecamatan dan peringatan Hari Jadi Bogor.
· “Jangan terpengaruh dengan berita negatif. Sikapi semua itu dengan sabar dan tenang,” pesan Sekcam mewakili Camat.

Tausiyah disampaikan oleh sejumlah guru, di antaranya Kyai Deden Rahman, Kyai Ujang Jaelani, Kyai Gondrong, dan Kyai Diding Mauludin. Mereka mengajak seluruh jamaah untuk berbuat kebaikan, menjauhi segala larangan, serta mengamalkan isi Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW.

Secara khusus, Ustadz Ujang Jueni membahas Tafsir Jalalain, yang mengupas kandungan Al-Qur’an, asbabun nuzul (sebab turunnya ayat), serta relevansi kejadian tersebut dengan kondisi yang diaplikasikan saat ini.

(Ivick Suryasa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *