
BOGOR, ANGKARANEWS.ID – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (16/5/2026) sore kembali memicu banjir di permukiman warga. Kali ini, genangan air merendam rumah-rumah di Kampung Bolang, Desa Argapura, akibat meluapnya aliran sungai di sekitar kawasan tersebut.
Bagi warga setempat, banjir yang terjadi kali ini bukan lagi peristiwa baru. Mereka mengaku sudah berulang kali menghadapi situasi serupa, terutama saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kondisi tanggul sungai yang belum diperbaiki disebut menjadi penyebab utama air dengan mudah meluap dan masuk ke area permukiman.
Esa, salah seorang warga terdampak, mengatakan banjir kali ini merupakan kejadian keempat yang mereka alami. Menurutnya, warga kini selalu dihantui rasa cemas setiap kali cuaca mulai mendung atau hujan turun.
“Tanggul yang di kali belum dibenerin dan kalau hujan sedikit aja langsung banjir, apalagi hujan deras bisa sampai 1,5 meter. Ini banjir ke 4 kalinya, pemerintah daerah belum juga ambil tindakan yg konkret untuk warga yang terdampak kebanjiran,” ungkap Esa.
Keluhan serupa juga disampaikan Rohana. Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan penanganan nyata, mengingat warga sudah berkali-kali menjadi korban banjir akibat tanggul yang jebol.
“Mohon dengan sangat untuk Bapak Bupati Bogor, Gubernur Jawa Barat, untuk Kecamatan Cigudeg tindakannya, kami udah empat kali berturut-turut kena banjir. Dan yang sekarang pun, hujan sedikit langsung masuk lagi. Tolong penanganannya, air begitu deras. Tolong. Tanggul kami jebol. Tolong dengan sangat, Bapak yang terhormat… untuk dewan-dewan, anggota-anggota… dengan atasan-atasan-nya,” keluh Rohana.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen pada tanggul yang rusak agar banjir tidak terus berulang dan mengancam keselamatan maupun aktivitas masyarakat.
Ditempat terpisah. Sekertaris Desa (Sekdes) Sahrul membenarkan kejadian banjir Teleh merendam Kampung Bolang Desa Argapura.
“Iyah benar, kurang lebih 50 Kepala Keluarga terendam kembali. Tapi memang Banjir sudah mulai surut.”,ungkapnya Sahrul.***
Tidak ada komentar