PWRI Bogor Raya Kritik Kenaikan Fantastis Tunjangan DPRD di Tengah Krisis Ekonomi

Admin
20 Sep 2025 14:38
Daerah 0 234
2 menit membaca

ANGKARANEWS.ID– Organisasi sosial Control PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia) Bogor Raya menyayangkan keputusan kenaikan tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor yang dinilai tidak etis dan tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi krisis ekonomi.

Kritik tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Bidang Kepedulian Sosial PWRI Bogor Raya, Soleh (alias Atenk), dalam silaturahmi di kantor redaksi VOA Bogor di Ciomas, Sabtu (20/9/2025).

Kenaikan yang mencapai lebih dari 100 persen itu ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 44 Tahun 2023 yang ditandatangani oleh mantan Bupati Bogor, Iwan Setiawan, pada 22 September 2023.

“Di saat rakyat kecil masih berjuang menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, para pejabat justru menikmati kenaikan tunjangan yang fantastis,” ujar Soleh.

Ia menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan sikap yang tidak sensitif terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat. Soleh menambahkan, seharusnya prioritas utama pemerintah daerah adalah kesejahteraan rakyat, bukan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan pribadi.

Kenaikan ini mengubah besaran tunjangan yang sebelumnya diatur dalam Perbup Nomor 45 Tahun 2017. Berikut perbandingan detail kenaikannya:

· Ketua DPRD: Naik dari Rp 22 juta menjadi Rp 44,5 juta per bulan.
· Wakil Ketua DPRD: Naik dari Rp 20 juta menjadi Rp 43,5 juta (mencapai 117,5%).
· Anggota DPRD: Naik dari Rp 18,5 juta menjadi Rp 38,5 juta per bulan.

Soleh menilai kenaikan ini berpotensi menimbulkan persepsi negatif dan menciderai rasa keadilan di masyarakat.

“Masyarakat akan bertanya-tanya, apakah ini yang namanya penghematan? Apakah ini yang disebut empati?” kritiknya. “Sebaiknya dana APBD dialokasikan untuk program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bantuan sosial, pembangunan infrastruktur dasar, atau peningkatan layanan kesehatan,” pungkas Soleh. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *