
ACEH UTARA, ANGKARANEWS.ID – Guna mempermudah akses irigasi pertanian, warga Gampong Rawa, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, bersama aparatur setempat melakukan pembersihan saluran tersier sepanjang 500 meter. Kegiatan yang dipadukan dengan padat karya dan alat berat ini dilaksanakan pada Minggu (17/5/2026).
Pekerjaan pembersihan dilakukan secara kombinasi. Pada saluran sekunder, digunakan alat ekskavator, sementara saluran tersier dibersihkan secara manual melalui program padat karya dengan peralatan cangkul dan sekop. Proses pembersihan diperkirakan selesai pada sore hari yang sama.
Geuchik Gampong Rawa, Sanusi.ST, kepada awak media menyampaikan bahwa seluruh akses saluran air berhasil dibersihkan berkat dukungan penuh dari warga dan aparatur gampong. “Ini untuk menunjang terciptanya kemakmuran bagi para petani,” tuturnya.
Menurut keterangan warga Gampong Rawa, setidaknya 60 hektare sawah yang dialiri air melalui saluran tersebut kini dapat kembali digarap dengan lebih baik dan maksimal.
Namun, di balik semangat gotong royong tersebut, warga dan Geuchik Gampong Rawa menyampaikan harapan besar kepada Dinas Pertanian, Gubernur, Bupati, hingga Menteri Pertanian pusat. Mereka membutuhkan bantuan berupa pengadaan bibit padi, pupuk, pestisida, dan traktor.
Hal ini disebabkan hampir seluruh wilayah Kecamatan Tanah Luas, termasuk desa mereka, terendam banjir hidrometeorologi dan lumpur selama hampir satu pekan pada November 2025.
“Warga Gampong Rawa dan se-Kecamatan Tanah Luas sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah pusat dan daerah,” pungkas Geuchik Sanusi.ST.
Sementara itu, Camat Tanah Luas, Baktiar.SE, memberikan apresiasi kepada seluruh desa dan warganya. Ia menilai kepemimpinan bersama yang bahu-membahu dalam gotong royong padat karya ini patut dicontoh.
“Pembersihan saluran sekunder dan tersier ini sangat menunjang kelancaran roda pertanian masyarakat se-Kecamatan Tanah Luas,” ujar Baktiar.
(MN)
Tidak ada komentar