
NANGGUNG, ANGKARANEWS.ID – Rumah tidak layak huni (RTLH) milik Sahari (65) dan Asep (55), warga Kampung Legok Jambu, RT 01 RW 03, Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, hingga kini masih luput dari perhatian pemerintah desa setempat. Padahal, kondisi tempat tinggal Sahari sudah lama memprihatinkan dan sangat layak mendapatkan bantuan program RTLH.
Rumah yang ditempati Sahari dan Asep tampak jauh dari kata layak. Bangunan rapuh, fasilitas minim, dan kedua warga ini diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi yang tergolong miskin ekstrem. Namun ironisnya, hingga saat ini belum ada bantuan nyata yang mereka terima.

Saat dikonfirmasi, Sahari dan Asep berharap Pemerintah Desa Sukaluyu segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi, memperbaiki sistem pendataan warga miskin, serta mengambil langkah konkret agar bantuan RTLH benar-benar tepat sasaran.
“Saya sudah puluhan tahun tinggal di sini. Dinding miring, atap bocor tiap hujan. Tiap tahun liat tetangga dapat bantuan, saya mah cuma bisa pasrah. Saya hanya minta didata ulang sama pak RT dan pak RW. Siapa tahu masih ada rezeki untuk rumah saya.” ujar Sahari pada Senin (20/4).
Pemerintah desa diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya bagi warga yang berada dalam kondisi paling rentan dan membutuhkan perhatian serius dari negara.
“Kami tidak minta mewah. Cukup rumah yang layak untuk berteduh. Saya berharap Pemerintah desa ke sini lihat langsung kondisi rumah kami.” pungkasnya.
(Teja)
Tidak ada komentar